Jun 162021

Penggunaan Diagram Flowchart Untuk Menggambarkan Proses Aplikasi

Pembuatan flowchart adalah proses yang penting dalam dunia pemrograman. Tujuan penggunaan flowchart yaitu supaya bisa membatu proses analisa. Programmer juga bisa lebih mudah memahami alur program atau aplikasi yang hendak dibuat. Flowchart juga memiliki simbol-simbol yang bisa menyatakan alur dari suatu program.

Apa yang dimaksud dengan Flowchart?

Flowchart biasa disebut diagram alir yang merupakan rangkaian berisikan simbol-simbol yang bisa menjelaskan isi akan proses atau alur kerja suatu sistem. Biasanya bagan alir tersebut harus dibuat agar bisa menjelaskan tahapan atau proses-proses secara detail. Mereka yang merupakan programmer harus menjadikan flowchart sebagai dasar pemrograman.

Pembuatan flowchart biasanya sering memakai software misalnya seperti Microsoft Visio. Sementara untuk penggunaannya, flowchart pemrograman bisa berasal dari bahasa program pada tingkat rendah sampai bahasa tingkat tinggi. Lewat Microsoft Visio, terdapat berbagai macam fitur yang bisa memudahkan kita membuat flowchart kompatibel sesuai bahasa pemrograman yang populer sekarang ini.

Beberapa Jenis Flowchart

Kita juga harus mengetahui beberapa jenis flowchart karena tiap flowchart memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa flowchart yang sering digunakan dalam menggambarkan proses aplikasi.

  • Program

Salah satu jenis flowchart yaitu flowchart program. Isi flowchart satu ini menjelaskan gambaran logika pemrograman atau algoritma yang digunakan.

  • Proses

Ada pun jenis flowchart proses, yang isinya merupakan penggambaran dari proses yang besar dengan analisis langkah-langkah dalam prosedur sistem.

  • Sistem

Ada pun flowchart sistem, fungsi system flowchart adalah untuk memberi suatu gambaran alur kerja sistem dengan menyeluruh. Tipe flowchart tersebut bisa juga menjelaskan tiap urutan prosedur-prosedur dalam suatu sistem.

  • Paperwork

Flowchart paperwork lebih spesifik ke manajemen berkas, laporan, surat-surat serta beberapa jenis file lainnya.

  • Skematik

Ada juga flowchart skematik yang mempunyai kelebihan yaitu tambahan gambar-gambar teknis sehingga lebih mendetail. Kita akan lebih mudah memahami konteks dengan flowchart tersebut.

Beberapa Simbol Flowchart

Flowchart juga memiliki berbagai macam simbol dengan fungsi dan nama yang berbeda-beda. Jika salah memahaminya, maka bisa saja berakibat fatal, lalu flowchart Anda bisa salah kaprah. Agar menghindari hal seperti itu, Anda dapat terlebih dahulu memahami beberapa macam simbol flowchart seperti di bawah ini.

  • Tipe Data : Simbol flowchart untuk menunjukkan tipe atau jenis data.
  • Database : Simbol flowchart untuk menunjukkan tempat penyimpanan data.
  • Connector : Simbol sebagai penghubung di halaman dan chart yang berbeda.
  • Process : Simbol untuk memperlihatkan kegiatan yang diproses komputer.
  • Terminator : Simbol untuk menunjukkan bagian awal akhir proses.
  • Decision : Simbol untuk melanjutkan tahapan proses selanjutnya dan tergantung kondisi saat itu.
  • Input/ Output Data : Sesuai namanya, untuk menunjukkan input dan output suatu data
  • Document : Simbol flowchart untuk menunjukkan dokumen dengan berbentuk fisik atau tipe output yang harus dicetak.
  • Display : Untuk menunjukkan info yang ingin ditampilkan kepada pengguna.
  • Multiple Document : Untuk menunjukkan dokumen dengan bentuk fisik tetapi dalam jumlah dua atau lebih.
  • Stored data : Untuk memperlihatkan penyimpanan data dalam berbagai format.
  • Manual Operation : Untuk menunjukkan informasi manual operation.
  • Merge : Simbol flowchart yang menunjukkan gabungan antar proses.
  • Internal Storage : Untuk memperlihatkan penyimpanan data local.
  • Manual Input : Fungsi simbol manual input flowchart adalah menunjukkan berbagai input data yang dilakukan manual.

Agar dapat membuat flowchart, maka yang pasti kita harus tahu simbol flowchart di atas beserta fungsinya. Sering-seringlah mencoba supaya flowchart yang dibuat tidak salah maksud dan enak dilihat.